Mengapa Hashirama dan Tobirama Tidak Bisa Melawan Kendali Orochimaru? Ini Penjelasan Lengkapnya
Salah satu pertanyaan yang sering muncul di kalangan penggemar Naruto adalah mengapa Hashirama Senju dan Tobirama Senju tidak mampu melawan kendali Orochimaru saat menyerang Hiruzen Sarutobi pada Ujian Chunin, tetapi pada Perang Dunia Shinobi Keempat mereka justru bisa bergerak dengan bebas.
Sekilas kedua situasi tersebut terlihat bertentangan. Namun, jika diperhatikan lebih dalam, ada perbedaan besar pada teknik Edo Tensei yang digunakan Orochimaru.
1. Kesadaran Mereka Dihapus oleh Orochimaru
Saat menyerang Konoha pada Arc Ujian Chunin, Orochimaru menggunakan versi awal dari Edo Tensei.
Untuk memastikan Hashirama dan Tobirama benar-benar patuh, Orochimaru menancapkan kunai khusus yang dilengkapi jimat (talisman) ke bagian belakang kepala mereka.
Jimat tersebut berfungsi untuk menghapus:
Kesadaran.
Kepribadian.
Emosi.
Kehendak bebas.
Akibatnya, Hashirama Senju dan Tobirama Senju berubah menjadi boneka hidup yang hanya mengikuti setiap perintah Orochimaru tanpa bisa menolak.
Inilah alasan mengapa mereka menyerang mantan murid mereka sendiri, Hiruzen Sarutobi.
2. Edo Tensei Orochimaru Saat Itu Belum Sempurna
Selain menghapus kesadaran mereka, ada alasan kedua yang tidak kalah penting.
Pada saat itu, Edo Tensei yang dimiliki Orochimaru masih jauh dari sempurna.
Hashirama dan Tobirama memang berhasil dibangkitkan, tetapi kekuatan mereka hanya sebagian kecil dibandingkan saat masih hidup. Tubuh hasil Edo Tensei belum mampu mereproduksi kemampuan asli mereka secara maksimal.
Karena kekuatannya ditekan, mereka tidak memiliki cukup chakra maupun kemampuan untuk melawan kendali Orochimaru.
Apa yang Berubah pada Perang Dunia Shinobi Keempat?
Situasinya berubah ketika Orochimaru kembali menggunakan Edo Tensei pada Perang Dunia Shinobi Keempat.
Kali ini, ia telah menyempurnakan teknik tersebut berdasarkan penelitian yang berkembang selama bertahun-tahun.
Perbedaan utamanya adalah:
Para Hokage dibangkitkan dengan kekuatan yang jauh lebih mendekati kondisi aslinya.
Orochimaru tidak menghapus kesadaran maupun kepribadian mereka.
Mereka dapat berpikir, berbicara, dan mengambil keputusan sendiri.
Karena itulah Hashirama, Tobirama, serta Hokage lainnya tetap mempertahankan karakter dan ingatan mereka setelah dibangkitkan.
Mengapa Hashirama Bisa Lepas dari Kendali Orochimaru?
Salah satu momen paling ikonik terjadi ketika Orochimaru mencoba menunjukkan bahwa dirinya masih dapat mengendalikan para Hokage.
Namun, Hashirama justru mengeluarkan chakra dalam jumlah yang sangat besar hingga membuat Orochimaru menyadari bahwa mengendalikan Hokage Pertama bukanlah hal yang mudah.
Hal ini menunjukkan betapa luar biasanya kekuatan Hashirama. Dengan chakra yang sangat besar, ia mampu mengabaikan kendali Orochimaru dan bertindak sesuai kehendaknya sendiri.
Adegan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa meskipun Edo Tensei adalah teknik terlarang yang sangat kuat, pengguna tetap memiliki keterbatasan ketika membangkitkan shinobi dengan kekuatan luar biasa.
Apakah Tobirama Juga Bisa Melawan?
Tobirama juga memiliki kesadaran penuh setelah dibangkitkan pada Perang Dunia Shinobi Keempat.
Bahkan, sebagai pencipta Edo Tensei, ia memahami cara kerja teknik tersebut lebih baik daripada siapa pun. Meski tidak secara terang-terangan melepaskan diri seperti Hashirama, Tobirama jelas tidak lagi menjadi boneka yang sepenuhnya dikendalikan Orochimaru.
Kesimpulan
Hashirama dan Tobirama tidak dapat melawan kendali Orochimaru saat menyerang Hiruzen Sarutobi karena dua faktor utama. Pertama, kesadaran mereka dihapus menggunakan jimat khusus yang membuat mereka kehilangan kehendak bebas. Kedua, Edo Tensei yang digunakan Orochimaru saat itu masih belum sempurna sehingga kekuatan mereka jauh lebih lemah dibandingkan saat masih hidup.
Sebaliknya, pada Perang Dunia Shinobi Keempat, Orochimaru telah menyempurnakan Edo Tensei dan sengaja membiarkan para Hokage mempertahankan kesadaran mereka. Dengan kekuatan yang jauh lebih besar, terutama milik Hashirama, mereka tidak lagi menjadi boneka yang sepenuhnya tunduk pada kendali Orochimaru. Perbedaan inilah yang menjelaskan mengapa kedua peristiwa tersebut menghasilkan situasi yang sangat berbeda.
